Sabtu, 09 Maret 2019

Laki-laki Plin Plan dan Teman Pilu Berdasi Kupu-Kupu

12 Tahun yang lalu.

Aku fikir masa depanku sudah jelas.
laki-laki plin plan ini pasti jodohku.
Bagaimana hatiku bisa sesabar itu, melihatnya pergi dan kembali dari masa lalu.
memberi mu kapsul-kapsul bertuliskan tanya, apakah aku jadi istri seorang filsuf atau pilot?
Bagaimana bisa ku tahan malu ku di depan satu sekolah, kau yang bilang aku tak sama dengan dancer dan actress dari masa lalumu,
Aku terlalu berbeda, ak tetap menerimamu..mengajarkanmu kasih yang tulus dan juara. Bagaimana bisa kulakukan itu Jika kau bukan jodohku

4 Tahun yang lalu.
Aku fikir masa depanku sudah jelas.
laki-laki plin plan ini bukan jodohku.
Bagaimana bisa setelah selama ini dia tidak tahu, Bahwa hatiku pilu melihat keluargaku.
Tercerai berai tak menentu.
Bahwa ajakan manisnya untuk hidup bersama selamanya, membuatku haru dan ragu.
Ak memberimu tangisan dan tanya, kepada siapa kau akan memintaku? Sedangkan induk ku dimana aku tak tahu.
Apa kata keluargamu? dan aku meminta waktu.

Pilu ku tak selesai. Kau pergi karena tugasmu. Jauh di mamuju.
Sementara masa depan mengirimkan ku teman pilu yang dibungkus dasi kupu-kupu.
Dan aku menjadi ragu, apakah kau bisa sabar menunggu?
Kepulanganmu adalah obat rinduku tapi ku lihat tulisan mesra melati di handphone mu.

Aku fikir masa depanku sudah jelas
Aku akan bersama teman pilu berdasi kupu-kupu, menerima tak ada yang bisa menunggu,
menerima masa depan tanpa ada lelaki yang bisa memintaku, menerima pertanyaan kekal kemana induk mu.

Aku fikir masa depanku sudah jelas
Ketika Induk ku menemukan jalan kembali
dan aku sadar
Aku menyakiti laki-laki plin plan
Dan terlambat untuk mengatakan 'kita tak perlu menunggu lagi'
Tapi aku tahu di dalam hati.. memang ak hanya penjagamu..hingga jodohmu datang membawa pergi..

Aku fikir masa depanku sudah jelas
Awalnya teman pilu berdasi kupu-kupu, hanya seragam penghias duka
Salahku memakainya setiap hari, takut untuk meletakannya karena hanya dia yang ada.
Dia juga bilang aku berbeda dari teman lenggak lenggok adi busananya di udara.
Dia memintaku selalu disana berpilu bersama.
Maka ak umpamakan bahwa setiap hari adalah pesta, aku berusaha menorehkan gincu di bibir yg getir
Menghias warna-warni di pipi yang basah, mengenakan satu kalung untuk berdua.

kalung yang dipakai semakin sesak, dan menorehkan darah di leher dan dada
tolehan ke kanan dan ke kiri, aku dan teman pilu membuat sakit dan membuat kami berteriak
memaki, mencaci, memberontak.
Kalung ini tak bisa lagi dipakai beedua
Terlalu sempit dan menambah luka
Sebelumnya luka kami membawa ke tempat yang sama, Tapi sekarang jalan yang ingin dilalu berbeda
Ak menyamai langkahnya yang tidak menoleh ke belakang.
Hingga ak terjatuh dan sadar kalung itu hanya untuk satu orang.

1 Tahun yang lalu
Aku tak tahu masa depanku
Teman pilu tak tahu bahwa aku telah menyematkannya kasih yang tulus dan juara
tapi aku tahu di dalam hati.. Aku hanya penghapus pilu nya.. hingga takdir datang membawa pergi..
Aku tak tahu masa depanku
Masih terduduk dan melihat teman yang tdak pilu dan berdasi kupu-kupu dari jauh
sambil melihat sekeliling
Semua terlihat asing
Bibirku hanya terasa getir
Pipiku hanya tersisa basah


11 Tahun aku fikir masa depanku sudah jelas
laki-laki plin plan dan teman pilu berdasi kupu-kupu.
berhenti sampai disitu

tapi Tahun ini
Aku masih tak tahu masa depanku
Tapi aku yakin aku dapat belajar
belajar bahwa yang datang pasti akan pergi
yang pergi mungkin tidak akan kembali
mensyukuri bahwa teman yang paling setia adalah diri sendiri
Mensyukuri walau terjatuh aku bisa berdiri lagi







Minggu, 20 Januari 2019

Hidup semakin menantang, Ayo tantang balik !

Sudah lama banget ga nulis. My life has completely changed dari tahun 2014.

Kalau kita flashback, ternyata kita bisa lihat bagaimana kedatangan satu orang bisa completely change your life direction.

Tadinya saya punya pacar seems settled. Tapi semua fall apart.

Walaupun gw ga menyesal koq karena sadar itulah yang namanya ga jodoh.

Then, gw mencoba menjalani hubungan lain. This one is way more difficult. Karena prejudice sosial tentang dating someone above you, dating in office dan karkater orangnya sendiri yang super overthinking dan posesif.

2014 - 2017. Pekerjaan membaik, naik jabatan jadi Manager, teman-teman kantor menjauh, bisa beli mobil, bisa beli rumah, keluarga berkumpul lagi setelah bberapa tahun berpisah, Beasiswa S2. Hubungan dan pekerjaan are the top priority. I tried so hard to live up to his standard. I want him to be proud, i want him to be happy, I want him to be healthy. Sebaliknya He supported my finance, very nice to my family, support my work.

2017. The storm is getting bigger and often. Our lovely bubble distrupted karena saya harus kuliah setiap jum'at-sabtu. Friday is usually our day. Because saturday and sunday is family time. Too many new man di tempat kuliah, he was insecure. He snap even for a glance I make to other man. I snap with the same reason whenever he chat with other girl. It was getting toxic. We did not trust each other at all. he ignored me and mad with me continuously, I tried so hard to convince him and ask for his attention.

Finally, it ended in 2018. He blames that I was too close with other man, I blamed his ignorant and posesif negative mind. Then, start the journey of being single.

I've been in non stop relationship for 11 years. I don't know how to be single anymore.I feel misserable, I don't feel loved.

I have my best friend always, but we all have our own life and sometimes its only you alone.

Jadi dari 2018, I tried to put my life piece by piece. Mengisi gap yang biasanya di penuhi WA , telp, dan kegiatan bersama pasangan ke kegiatan sendiri yang membuat semangat.

I started project 29. Maksudnya perjalanan mencari jodoh dengan deadline di umur 29. It means this year 2019. Memangnya Jodoh bisa di paksa gitu?
Ya namanya juga berusaha dan berdoa kan ga ada salahnya.

First Journey di project 29 itu adalah dengan gw melist potential candidate dan melihat respond dari masing-masing kandidat tersebut kalo gw modusin. hahaha

So far cuman ad 3 tapi kayanya ga pada tertarik. Jadi tahap kedua gw cari di luar dengan make my self availabe. Gw install online dating app, ngbrol sama temen-temen minta kenalin ke temennya.

Akhirnya dikenalin ke dua orang. Yang satu sebut saja A dan yang satu Y.

A ini gercep banget. Langsung ngajak ketemuan, jemput ke kampus, dan segala SOP yang membuat lelaki terlihat gentleman kaya bukain pintu, bawain barang, dia juga sweet saying you are beautiful walopun chubby wkwkwk, dll. Satu yang sulit adalah kita berbeda Agama.

Y ini lambat banget. Selalu di chating aja ga pernah ngajak ketemuan. Tapi keliatannya sih soleh, sayang keluarga, pekerja keras.

Tahap ketiga adalah introspeksi diri. diagnosa symptom sosial yang gw punya.. kaya males ketemu orang baru, males memulai percakapan.. Awkward.. self esteem.. ga confidence.. juga instrospeksi lebih dalam lagi kaya suka negatif thinking, sifat pelupa, males beres2.. kurang solehah.. yang akan membuat gw sulit ketemu jodoh terbaik.. dan berusaha merubahnya


so far baru tiga tahap itu yang dilakuin.. itu aja udah sulit.. terutama tahap ketiga..karena susah merubah habit yang sudah bertahun tahun.. susah untuk commit sama janji ke diri sendiri waktu g ada yg ngawasin g ada yg nuntut.. means masih meremehkan diri sendiri.. bikin aturan sendiri melanggar sendiri..

kaya lagunya Dua Lippa - New Rules


Ditambah lagi sekarang lagi deadline thesis.. S2 dikit lagi selesaaai.. Amiin dan baru aja naik jadi Senior Manager.. Hidup semakin menantang..

Ayo kita tantang balik!!